GE FOUNDATION SCHOLAR - LEADERS PROGRAM 2008

Yes We are Leaders !!!

Selasa, 15 September 2009

Ichsan_Community Development PALAPA at Desa Mekarwangi

senin, 14/09/09. *(PALAPA adalah proyek HME yang bersifat pengabdian masyarakat. Program PALAPA terbagi pada dua sektor, yaitu infrastruktur dan ekonomi. Dalam sektor infrastruktur, tim PALAPA akan membuat pembangkit listrik skala mikrohidro sedangkan dalam sektor ekonomi, tim PALAPA bekerja sama dengan dinas Peternakan untuk menyediakan ayam untuk diternakan, serta bekerja sama dengan Rumah Amal Salman untuk membuat koperasi warga dan memberikan pendidikan mengenai koperasi.)

Hari senin (14/09/09), saya bersama beberapa tim PALAPA serta tim dari Rumah Amal
Salman berangkat ke tempat yang akan kami kembangkan menjadi desa mandiri, yaitu Kp. Babakan Palahan, Desa Mekar Wangi, Kab. Garut. Kami berangkat dari mesjid Salman pk06.45. Perjalanan menuju desa tersebut melalui jalan berliku-liku diantara gunung-gunung. Luar biasa segar dan indahnya pemandangan menuju desa Mekar Wangi itu. Jalan mendekati desa benar-benar sepi dan sangat rusak, bahkan, dari jauh tak seorang pun mengira bahwa ada kehidupan di Desa Mekar Wangi, karena Desa tersebut sulit diakses dan berada di balik gunung. Kami sampai pk.11.00, disambut pa Dedin, ketua DKM di Desa tersebut.

Di sana sedang diadakan lomba MTQ SD dan SMP. Sangat senang rasanya melihat anak-anak melantunkan ayat quran sejak kecil dengan semangat, semoga mereka mendapatkan ilmu dari makna ayat-ayat tersebut. Kami berbincang-bincang dan mempersiapkan acara untuk warga, yaitu inisiasi pembentukan koperasi dan pendataan pengurus peternakan. Karena perjalanan cukup melelahkan, kami istirahat setelah shalat zuhur. Pertemuan dengan warga direncanakan akan dilakukan setelah shalat tarawih, karena mereka masih bekerja hingga buka puasa, ada yang bertani, ada pula yang menjadi pekerja bangunan.

Sambil menunggu malam, kami turun ke sungai untuk melihat lokasi yang akan kami bengun pembangkit listrik mikrohidro. jalan menuju sungai tersebut melalui hutan, sehingga kami harus melihat alternatif jalur untuk mendistribusikan listrik yang dihasikan. Setelah selesai, kami kembali ke rumah pa Dedin, lalu saya ditawari untuk memancing. Haha, sejujurnya saya pernah memancing hanya sekali. Bersama anak-anak desa dan teman dari Rumah Amal, Muchsin, kami mencari cacing dan mulai memancing. Haha, sangat menarik, melihat anak-anak desa yang tampaknya lebih lihai daripada saya. berkali-kali alat pancing saya tertarik, namun ketika saya angkat, saya hanya mendapatkan ranting-ranting yang tenggelam. Saya hanya mendapatkan satu ikan kecil! Haha, karena kasihan, saya lepaskan lagi ikan kecil itu, sehingga saya tidak mendapatkan apa-apa. tapi ini merupakan pengalaman yang sangat menarik bagi saya.

Adzan Maghrib berkumandang, kami berbuka bersama anak-anak desa, lalu melanjutkan dengan shalat Isya dan Tarawih. Setelah itu dimulailah pertemuan dengan warga. Antusiasme warga cukup bagus, banyak yang berminat untuk mengurus ternak dan menjadi anggota koperasi. Mereka pun meminta untuk diadakan pendidikan skill untuk mengurus ternak dan menjadi pengurus koperasi. Ya, mereka meminta terlebih dahulu apa yang akan kami sampaikan pada pertemuan berikutnya sebenarnya. Setelah selesai, kami bersalam-salaman dan bersiap-siap pulang.

Ternyata acara di desa tersebut belum selesai, pemenang lomba MTQ diumumkan, dan kami dari tim PALAPA serta Rumah Amal diberi kehormatan untuk memberikan hadiah, beserta dewan guru dan ustadz setempat. Setelah kami foto bersaama, kami memulai keberangkatan ke Bandung pk.09.35. Jalan yang kami lalui benar-benar gelap dan rusak. Hal ini membuat kami tidak sabar untuk segera membuat pembangkit dan menerangi jalan umum itu. Kami bahkan harus turun beberapa kali karena mobil kami tidak kuat melewati jalan yang menanjak dan rusak itu. Di perjalanan, kami semua tidur karena kelelahan kecuali supir tentunya. Kami sampai ke Mesjid Salman pk.01.30. Wah, hari ini sangat menarik bagi saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar