Setelah kurang dari satu minggu ngelembur ngerjain Robot Line Follower...akhirnya Jum'at (4/12/09) ike dan teman-teman Mechatronic ITS berangkat menuju Stasiun Gubeng. Rencana awal kita semua akan naik kereta ekonomi jam 14.30, tetapi rombongan ike, Narto, Akhmad, Fanny, Rian, Gilang, ketinggalan. Terpaksa kita naik Kereta Bisnis, dengan Rp. 60.000,- dan tidak dapat tempat duduk lagi. jam 15.05 akhirnya kereta datang juga. dengan percaya diri kita masuk gerbong dan berpura-pura duduk di no. 17C. berharap tidak ada yang punya.Tidak lama kemudian ada seorang cowok menghampiri ike dan bertanya "Mb, no. tiketnya brp? no. tiket saya kok 17C?"hahahaha....dengan agak malu, ike langsung meninggalkan kursi itu dan mempersilahkan cowok itu untuk duduk ditempat duduknya. kita ber-delapan pun berdiri diantara gerbong. sambil berfoto-foto ria..menghibur diri...walaupun berdiri....tiba-tiba ada keributan di gerbong sebelah. ternyata penumpang eksekutif mengamuk. mereka protes karena tidak dapat tempat duduk. He? aneh bukan?? kebetulan beberapa penumpang eksekutif tersebut adalah wartawan SBO. semakin mantap saja, para wartawan menjanjikan berita ini akan muncul di surat kabar esok hari jika mereka tidak mendapatkan tempat duduk dan ditelantarkan selama 2 jam. spontan dari pihak kereta Sancaka langsung menambah gerbong bisnis tepat didepan gerbong kita. penumpang eksekutif pun tidak puas jika hanya diganti dengan gerbong bisnis. akhirnya pihak kereta api pun mengembalikan semua uang karcis penumpang eksekutif. enak bukan?
Pernahkah ada Fenomena " Penumpang Ekonomi mengamuk karena tidak mendapatkan tempat duduk dan akhirnya uang mereka dikembalikan?"
Realitanya "penumpang ekonomi tidak mendapatkan haknya, tetapi eksekutif dengan mudah mendapatkan haknya" miris bukan?
ya....setelah beradu pendapat...2 jam kemudian kereta pun diberangkatkan..
karena gerbong bisnis yang ditempati penumpang eksekutif tadi masih banyak yang kosong, akhirnya kita pindah ke gerbong sebelah dan mendapatkan hak kita yaitu TEMPAT DUDUK!!!
5,5 jam berlalu...sampailah ike dan teman2 di stasiun tugu jogja tepat pukul 22.30. sedangkan teman-teman yang berangkat awal berhenti di stasiun lempuyangan.
ike pun menelpon Bang Noeg yang janji akan menjemputnya. sementara teman2 yang lain menelpon temannya yang dijogja.
tidak lama kemudian ada seorang cewek bertanya pada ike "Mba, saudaranya noegroho ya?"
spontan ike jawab"iya"
lah...ternyata mb ratna ini yang disuruh bang noeg untuk jemput ike.
ike dan teman-teman akhirnya meninggalkan Stasiun Tugu dan menuju Markas Putri sedangkan teman-teman langsung menuju UNY.
Karna sesuatu hal, ike pun menyusul ke UNY dengan membawa motor Bang Noeg.
Kita pun diarahkan ke Aula UNY, tidak disangka...disana sudah banyak peserta yang terjejer seperti pindang. sedangkan di pojokan, kita melihat tim dari ITS masih semangat mengerjakan Robotnya. saat itu jam menunjukkan pukul 01.00 dini hari (05/12/09), kita semua pun masih saling membantu troubleshooting Robot Line Follower sampai pukul 07.30.
jam 07.30 seharusnya semua peserta sudah menuju ruang Fakultas Teknik UNY untuk registrasi. setelah meninggalkan Aula, ike melihat helm di sepedanya sudah tidak ada lagi..."Hayo sapa yang ambil?"
jam 8.00 pun kita sampai di ruang registrasi. dengan membawa robot masing-masing, untuk di cek dimensi,dan beratnya. kita juga mengisi daftar hadir dan mendapatkan snack, pin, serta name tag.
Tidak lama kemudian acara pun dimulai, peserta dipersilahkan mencoba robotnya di track yang sudah ada. kemudian Lomba Line Follower pun dimulai.
tidak terasa jam menunjukkan pukul 14.00n acara ini pun berakhir, dan tim ITS blm punya kesempatan untuk ke Final.
Ike pun memutuskan untuk jalan-jalan, sedangakan teman-teman memutuskan untuk kembali ke Surabaya
*****JOGJA on TRIP*****
Dengan Hebohnya, Siti yang kulaih di UNDIP pun ikut menyusul ke jogjakarta. siti mengabari ike, Yakob, Wijaya, 1,5 jam lagi dia akan tiba di Jogja. tepatnya jam 18.30. setelah sampai di stasiun Jombor, siti dijemput oleh Jake alias Yacob. Wijaya dengan temannya, dan Jake dengan siti menuju ke Markas Putri di daerah Timoho, tempat ike tinggal..
akhirnya mereka pun datang...raut muka ike senang sekali sambil memeluk siti. seperti sudah bertahun-tahun tidak bertemu....hahaha...lebay sekali....
setelah melepas pelukan....kita semua pun berangkat menuju Malioboro...
ohya....rencana malam ini adalah ke Malioboro....+ ditraktrir Jaya...hoho...tmn2 GE lainnya silakan hubungi Wijaya...hohhohoho
ohya...ada yang ketinggalan, selain ike, siti, Jake, Jaya...ada satu teman baru dari UGM yang ikud jalan-jalan...yaitu Syifa' Teknik Industri, Teman Wijaya.
Setelah berusaha keras untuk menembus jalan raya akhirnya kita tiba juga di Malioboro....
wah...suasana malioboro yang indah diiringi dengan gerimisnya hujan...(yg sempet foto...diupload donk)
karena perut sudah memanggil sejak tadi, kita pun memutuskan untuk makan. Pinginnya sih makanan khas jogja....alias Gudeg...tapi karena tidak tega melihat raut muka jay.....kita pun makan di KFC, combo double buy1 get 1+ free Pepsi
selesai makan, Jaya dan syifa' ijin untuk shalat dulu. sedangkan ike, Jake, dan siti terus menelusuri sepanjang Malioboro. banyak sekali yang bisa kita temukan di Malioboro mulai dari Gelang Plastik, semua barang yang terbuat dari Batik, Baju Khas Jogja, sampai dengan wedang ronde. Karena semakin malam dan hujan semakin deras...kita memutuskan untuk bertemu di Ujung Malioboro. Tidak diduga Jay dan Syifa' sudah berada disana sambil menikmati Konser Dangdut. Hahaha....Jangan-jangan diem2 Jay suka Dangdut????Kita pun memutuskan untuk pulang, di pertengahan jalan menuju parkiran kita berhenti sejenak untuk menikmati wedang ronde sambil diiringi alunan lagu oleh pengamen. satu hal yang unik dari Jogja, Pengamennya punya lagu yang sangat khas....santai tapi bermakna dan diselingi dengan puisi.
disepanjang jalan kita saling sharing-sharing tentang banyak hal, membuat kita semakin dekat. wah...ike senang sekali mempunyai teman-teman hebat di GE..
sampai di Parkiran, kita pun bergegas pulang. Kali ini ike dan siti menginap di kos Putri, Teman Wijaya, yang kosnya tidak jauh dari kos jake, hanya dibatasi oleh dinding.
Semalaman ike dan siti bergadang dengan putri. walaupun baru kenal, kita bisa langsung melebur. sampai akhirnya kita tertidur.
Minggu(6/12/09) Pagi-pagi sekali kita sudah bangun, rencana hari ini ike dan siti mau jalan-jalan ke SUNMOR (Sunday Morning) UGM, yaitu Pasar minggu pagi di UGM. kita hanya berdua, karena jay ada "Pelatihan Web", sedangkan jake ada "Padmanaba Funbike". Saat menuju ke SUNMOR, tiba-tiba ditengah Jalan Ban sepeda kita bocor. Tambal ban jauh sekali dari tempat kejadian. Kita menyelusuri jalan, hingga perempatan lampu merah. berharap bertemu dengan bapak tambal ban. dan usaha kita menghasilkan buah juga. Ban motor kita berlubang banyak, dan disarankan untuk ganti ban.
kita pun melanjutkan perjalanan menuju SUNMOR. wah,....ternyata panjang juga pasarnya. Kita memutuskan untuk membeli sweetcorn..yuuuummmmmm....enak juga....
banyak banget yang kita temukan disini, kerajinan tangan yang terbuat dari kain-kain flanel, laba-laba besar yang tebuat dari kawat yang dililiti benang, hamster-hamster kecil, dan baju-baju batik. Bagus sekali...
Setelah dari SUNMOR, kita berdua memutuskan untuk berpetualang kembali ke Malioboro. Kali ini target kita membeli kerudung paris yang kata Putri di BringHarjo hanya Rp.10.000,-...gila???kita pun menelusuri lagi jalanan Malioboro. Ternyata memang benar, HANYA Rp.10.000,-, makanya tidak heran jika pasar ini begitu padat dengan lautan manusia.
Dari BringHarjo, kita memutuskan naik becak menuju Bakpia Pathok. dan setelah itu pulang
Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 14.30, ike harus segera pulang. karena kereta pukul 15.00, begitu pula siti harus segera menuju semarang karena adiknya menunggu di semarang.
Siti pun mengantarkan ike ke Markas Bang Noeg, sedangkan siti kembali ke kos Putri untuk mengambil barang. dan Tragedi....charger Laptop siti ketinggalan di Kos Putri...(Lah trus gmn tu kelanjutannya???)
Akhirnya ike pulang naik bis "EKA", karena Kereta penuh, dan harus berdiri.
Selasa, 08 Desember 2009
Minggu, 08 November 2009
Inilah 8 Program 100 Hari Pertama Mendiknas!
Inilah 8 Program 100 Hari Pertama Mendiknas!
"Kami ingin memberi kontribusi lebih dan prestasi yang semaksimal mungkin, jadi tidak hanya akan terfokus pada aspek-aspek formalitas saja seperti yang sudah diarahkan oleh Presiden RI dan kontrak kinerja menteri, program kerja, serta hasil National Summit dan isu-isu strategis yang dihasilkannya," ujar Mendiknas Muhammad Nuh, di Jakarta, Jumat (6/11).
Jumat, 6 November 2009 | 16:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menjabarkan 8 program kerja 100 hari pertama Departemen Pendidikan Nasional, yang diharapkan bisa berkontribusi semaksimal mungkin terhadap kualitas pendidikan nasional.
Didampingi para pejabat eselon I Depdiknas di Jakarta, Jumat (6/11), Mendiknas mengatakan bahwa 8 program kerja selama 100 hari pertama itu sudah dimulai sejak 1 November sampai 1 Januari 2010.
"Kami ingin memberi kontribusi lebih dan prestasi yang semaksimal mungkin. Jadi, tidak hanya akan terfokus pada aspek-aspek formalitas seperti yang sudah diarahkan oleh Presiden RI dan kontrak kinerja menteri, program kerja, serta hasil National Summit 2009 dan isu-isu strategis yang dihasilkannya," ujar Mendiknas.
Sejumlah delapan program kerja tersebut antara lain adalah penyediaan internet secara massal di sekolah, penguatan kemampuan kepala dan pengawas sekolah, pemberian beasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) untuk siswa SMA/SMK/MA berprestasi dan kurang mampu, penyusunan kebijakan khusus bagi para guru yang bertugas di daerah terdepan dan terpencil, penyusunan dan penyempurnaan Rencana Strategis (Renstra) 2010-2014, pengembangan budaya dan karakter bangsa, pengembangan metodologi belajar mengajar, serta yang terakhir membuat roadmap sinergitas lembaga pendidikan (Depdiknas-Depag) dengan para pengguna lulusan untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan.
"Selain merupakan program-program yang bisa diselesaikan dengan segera, sasaran dari program ini adalah untuk mempersiapkan landasan bagi Reformasi Pendidikan Nasional Jilid II," paparnya.
di kutip dari kompas
"Kami ingin memberi kontribusi lebih dan prestasi yang semaksimal mungkin, jadi tidak hanya akan terfokus pada aspek-aspek formalitas saja seperti yang sudah diarahkan oleh Presiden RI dan kontrak kinerja menteri, program kerja, serta hasil National Summit dan isu-isu strategis yang dihasilkannya," ujar Mendiknas Muhammad Nuh, di Jakarta, Jumat (6/11).
Jumat, 6 November 2009 | 16:36 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh menjabarkan 8 program kerja 100 hari pertama Departemen Pendidikan Nasional, yang diharapkan bisa berkontribusi semaksimal mungkin terhadap kualitas pendidikan nasional.
Didampingi para pejabat eselon I Depdiknas di Jakarta, Jumat (6/11), Mendiknas mengatakan bahwa 8 program kerja selama 100 hari pertama itu sudah dimulai sejak 1 November sampai 1 Januari 2010.
"Kami ingin memberi kontribusi lebih dan prestasi yang semaksimal mungkin. Jadi, tidak hanya akan terfokus pada aspek-aspek formalitas seperti yang sudah diarahkan oleh Presiden RI dan kontrak kinerja menteri, program kerja, serta hasil National Summit 2009 dan isu-isu strategis yang dihasilkannya," ujar Mendiknas.
Sejumlah delapan program kerja tersebut antara lain adalah penyediaan internet secara massal di sekolah, penguatan kemampuan kepala dan pengawas sekolah, pemberian beasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) untuk siswa SMA/SMK/MA berprestasi dan kurang mampu, penyusunan kebijakan khusus bagi para guru yang bertugas di daerah terdepan dan terpencil, penyusunan dan penyempurnaan Rencana Strategis (Renstra) 2010-2014, pengembangan budaya dan karakter bangsa, pengembangan metodologi belajar mengajar, serta yang terakhir membuat roadmap sinergitas lembaga pendidikan (Depdiknas-Depag) dengan para pengguna lulusan untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan.
"Selain merupakan program-program yang bisa diselesaikan dengan segera, sasaran dari program ini adalah untuk mempersiapkan landasan bagi Reformasi Pendidikan Nasional Jilid II," paparnya.
di kutip dari kompas
Rabu, 21 Oktober 2009
Resmi sudah jadi asisten menteri - Vidi
Rabu malam pukul 22.00 WIB, presiden dan wakil presiden terpilih yang baru saja dilantik sebelumnya mengumumkan hasil seleksi para menterinya. Sesuai pemberitaan media, tidak ada yang meleset secara signifikan dari apa yang diperkirakan. Walau dosen yang saya asistenkan "Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana" sudah mengatakan pasti dipinang SBY menjadi menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tetapi saya dan dosen yang juga menjadi asisten beliau masih ingin mendengar langsung dari pernyataan Bapak SBY mengenai nama-nama menterinya.
Pukul 22.00 WIB pun SBY langsung menggelar pidatonya dan saat menyebut nama "Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana", saya benar- benar bahagia. Dalam hati "ga nyangka bisa jadi asisten dosen yang sekarang jadi menteri, berarti bisa dibilang jadi asisten menteri ya...hhaa". Ucapan selamat dari rekan mahasiswa pun mengalir ke hand phone saya untuk titip pesan ucapan selamat kepada bu Armida.
Akan tetapi begitu pagi ini sampai di kampus, di meja asistenku telah terdapat beberapa pekerjaan yang menumpuk. Jelas saya sangat kaget. Pasalnya semua itu adalah instruksi untuk membuat soal UTS, meriksa Quiz sampai UTS. Semuanya didemisionerkan kepada asistennya karena beliau (Armida red) sudah ke Jakarta untuk pelantikan. Apalagi asisten Bu Armida yang juga dosen, Pak Victor Firmana turut dibawa Bu Armida sebagai asisten beliau di Bappenas. Bukan cuma pak Victor tetapi juga Pak Arief Anshory, PhD dan masih banyak lagi. Kenapa saya ga turut dibawa ke Bappenas ya??? jawabnya
"nanti siapa yang meriksa dan melaksanakan tugas akademik? saya percaya anda (Vidi red). Nanti kalau anda sudah lulus, mungkin anda bisa bergabung bersama kami jika anda berminat."
Ya sudah... Terima sajalah, instruksi dari menteri PPN 2009-2014. Selamat berjuang Bu, saya pun disini berjuang melaksanakan tugas
Pukul 22.00 WIB pun SBY langsung menggelar pidatonya dan saat menyebut nama "Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana", saya benar- benar bahagia. Dalam hati "ga nyangka bisa jadi asisten dosen yang sekarang jadi menteri, berarti bisa dibilang jadi asisten menteri ya...hhaa". Ucapan selamat dari rekan mahasiswa pun mengalir ke hand phone saya untuk titip pesan ucapan selamat kepada bu Armida.
Akan tetapi begitu pagi ini sampai di kampus, di meja asistenku telah terdapat beberapa pekerjaan yang menumpuk. Jelas saya sangat kaget. Pasalnya semua itu adalah instruksi untuk membuat soal UTS, meriksa Quiz sampai UTS. Semuanya didemisionerkan kepada asistennya karena beliau (Armida red) sudah ke Jakarta untuk pelantikan. Apalagi asisten Bu Armida yang juga dosen, Pak Victor Firmana turut dibawa Bu Armida sebagai asisten beliau di Bappenas. Bukan cuma pak Victor tetapi juga Pak Arief Anshory, PhD dan masih banyak lagi. Kenapa saya ga turut dibawa ke Bappenas ya??? jawabnya
"nanti siapa yang meriksa dan melaksanakan tugas akademik? saya percaya anda (Vidi red). Nanti kalau anda sudah lulus, mungkin anda bisa bergabung bersama kami jika anda berminat."
Ya sudah... Terima sajalah, instruksi dari menteri PPN 2009-2014. Selamat berjuang Bu, saya pun disini berjuang melaksanakan tugas
Selasa, 20 Oktober 2009
Kutukarim (Kupas Tuntas Karya Ilmiah) 2009 nan Alergi Judul (yacob.ivan)
Minggu, 18 Oktober 2009
“Panitia, kok kepagian sih undangannya?” Saya juga bingung, kepala divisinya meminta saya untuk membuat publikasi yang jamnya ditulis 07.30 WIB. Yah saya tinggal siap sedia membuatkan poster untuk acara Kutukarim 2009 yang diselenggarakan hari Minggu, 18 Oktober 2009 tanpa jam! Aku nggak yakin deh dengan instruksi itu soalnya acaranya bakal mulai jam 09.00WIB.
Berita Bahagia Membawa Duka - Vidi
Tanggal 18 Oktober, banyak orang yang dipanggil ke cikeas untuk memenuhi panggilan sang presiden terpilih dalam rangka fit and proper test. Yang dipanggil mulai dari kalangan politisi hingga profesional. Umumnya, alumni Unpad tidak banyak yang dapat posisi, apalagi kalau dari kalangan profesional. Tercatat (yang saya tahu) bahwa alumni Unpad di pemerintahan bisa dikatakan tidak terlalu banyak yang dari kalangan profesional, seperti Burhanudin Abdullah. Biasanya alumni Unpad di pemerintahan datang dari kalangan partai, Paskah Suzzeta yang berasal dari Golkar.
Tetapi belakangan ini ramai diisukan bahwa salah satu akademisi bertitel profesor dari FE Unpad, Prof. Armida Alisjahbana, S.E, MA, PhD ramai diisukan akan menduduki kursi salah satu menteri. Isu makin santer ketika beliau diberitakan akan menjadi menteri PPN (Perencanaan Pembangunan Nasional) atau kepala Bappenas. Padahal selaku asisten beliau, saya tidak pernah terima kabar.
Tanggal 19, Bu Armida meminta saya untuk menggantikan kelasnya, beliau berhalangan hadir karena harus ke jakarta. Akhirnya, beliau pun menceritakan bahwa dirinya ditawari posisi menteri tetapi masih menimbang-nimbang. Setelah meminta saran para rekan-rekan dosen dan saya selaku asistennya, beliau pun akhirnya menerima pinangan SBY untuk menjadi menteri.
Senang rasanya bisa jadi asisten dosen yang mana dosennya jadi menteri. Intinya bisa dibilang asisten menteri kan..?? hhee
tetapi setelah itu justru bertubi-tubi tugas, sms, dan undangan datang kepada bu armida dengan jumlah di luar dari biasanya. Alhasil, tugas asisten dosen pun jadi menumpuk.
Sms terakhir saya yang menanyakan kuliah tambahan mikro 2 di hari kamis punb dibalas dengan kalimat
"trims atas doa dan kerja samanya. Untuk kuliah mikro 2 tidak jadi, karena hari kamis saya ada pelantikan kabinet di Jakarta.
Kapan ya asistennya bisa juga jadi menteri??? (amien...sambil berharap dan berusaha)
Tetapi belakangan ini ramai diisukan bahwa salah satu akademisi bertitel profesor dari FE Unpad, Prof. Armida Alisjahbana, S.E, MA, PhD ramai diisukan akan menduduki kursi salah satu menteri. Isu makin santer ketika beliau diberitakan akan menjadi menteri PPN (Perencanaan Pembangunan Nasional) atau kepala Bappenas. Padahal selaku asisten beliau, saya tidak pernah terima kabar.
Tanggal 19, Bu Armida meminta saya untuk menggantikan kelasnya, beliau berhalangan hadir karena harus ke jakarta. Akhirnya, beliau pun menceritakan bahwa dirinya ditawari posisi menteri tetapi masih menimbang-nimbang. Setelah meminta saran para rekan-rekan dosen dan saya selaku asistennya, beliau pun akhirnya menerima pinangan SBY untuk menjadi menteri.
Senang rasanya bisa jadi asisten dosen yang mana dosennya jadi menteri. Intinya bisa dibilang asisten menteri kan..?? hhee
tetapi setelah itu justru bertubi-tubi tugas, sms, dan undangan datang kepada bu armida dengan jumlah di luar dari biasanya. Alhasil, tugas asisten dosen pun jadi menumpuk.
Sms terakhir saya yang menanyakan kuliah tambahan mikro 2 di hari kamis punb dibalas dengan kalimat
"trims atas doa dan kerja samanya. Untuk kuliah mikro 2 tidak jadi, karena hari kamis saya ada pelantikan kabinet di Jakarta.
Kapan ya asistennya bisa juga jadi menteri??? (amien...sambil berharap dan berusaha)
Jumat, 16 Oktober 2009
Siti_DIES NATALIS UNDIP KE 52 TAHUN 2009
Selamat pagi Indonesia...Tulisan saya kali ini akan mengulas tentang perayaan HUT Universitas saya yang tercinta, Universitas Diponegoro Semarang.
Dies Natalis Undip ke 52 Tahun 2009 kali ini bertabur acara menarik dan spektakuler, dari acara ilmiah hingga ke acara yang 'full entertainment'. Semua acara disajikan dan dikemas dengan sangat menarik karena ini semua merupakan persembahan untuk mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan Tuhan YME atas kemajuan dan prestasi yang dicapai UNDIP menuju universitas riset internasional.
Festival Kuliner dan Bazaar Murah Undip
Acara yang saya soroti disini adalah bazar dan festival kuliner pada tanggal 14-16 oktober 2009 yang bertempat di halaman auditorium UNDIP Pleburan. Wow... meriah banget lho...coz tiap fakultas mendirikan stand istimewa yang menggambarkan ciri khas fakultas mereka.
Stand Fakultas Ekonomi bertempat di dalam Auditorium. Stand kami menampilkan sebuah layar vidiotron besar yang menampilkan pergerakan harga saham dunia. Ini merupakan produk KSPM (kelompok Studi Pasar Modal) yang bekerjasama dengan IPOD (Indo Premier Online Trading). Produk yang dipamerkan stand-stand lain tidak kalah menarik. Fakultas peternakan memamerkan sperma beku ternak, Fakultas kedokteran dan gizi memberikan konsultasi kesehatan gratis, Fakultas MIPA & Matematika mengadakan “lomba berteriak” yang berhadiah mug dalam rangka memperkenalkan produk mereka berupa “sound level meter”...benar-benar bikin heboh karena teriakan-teriakan nyaring peserta lomba sangat dasyat. Selain itu mereka juga memproduksi “Hidrogel”, media tanam baru berupa jelly...hhmm...saya jadi mendapatkan ide menarik untuk menyuguhkan hidrojel ke teman-teman terdekat saya ketika kami kerja kelompok nanti...hehe.
Mari berjalan keluar auditorium.
Kita langsung disambut pertunjukan tari-tarian daerah, jaranan, gamelan yang kesemuanya dipersembahkan oleh mahasiswa mahasiswi UNDIP. Saya sangat terharu karena di zaman seperti ini rekan-rekan UNDIP masih peduli untuk melestarikan kesenian tradisional. Aksi mereka seharusnya dapat menginspirasi seluruh pemuda pemudi Indonesia untuk lebih mencintai kekayaan budaya Indonesia. Kalau bukan kita, siapa lagi?
Nah..selanjutnya mari menuju ke arah kiri auditorium. Disisi kiri auditorium kita dapat menemukan stand-stand unik seperti stand obat herbal sarang semut, kedai yogurt, coklat galery dan green delicious fresh. Banyak juga stand-stand yang menjual baju dan tas batik, serta aksesoris- aksesoris unik khas daerah asal mereka. Tidak ketinggalan Islamic Distro yang konon hanya ada satu di Semarang.
Lalu kita menuju ke arah kanan Auditorium, kawasan terakhir yang akan kita kunjungi. Inilah stand-stand yang paling membuat saya “ngiler”(red-meneteskan air liur).Kawasaan kuliner yang sempat dikunjungi “Pak Bondan” ini menawarkan berbagai macam produk kuliner seperti Serabi notosuman, tahu+tempe brintik, ketoprak betawi,es puter congklik, rujak es krim jogja dan masih banyak lagi yang bikin “laper perut”. Saya yang hobi makan jadi ‘kalap’ ingin mencicipi semua makanan yang ada, tapi apa daya perut saya tidak mampu menampungnya.
Bagi yang belum sempat mengunjungi perayaan tahun ini, saya persilahkan anda menunggu perayaan Dies Natalis UNDIP berikutnya.Dijamin anda tidak akan merasa rugi karena perayaan tahun depan pastinya jauh lebih heboh.
UNDIP jaya!!!
Dies Natalis Undip ke 52 Tahun 2009 kali ini bertabur acara menarik dan spektakuler, dari acara ilmiah hingga ke acara yang 'full entertainment'. Semua acara disajikan dan dikemas dengan sangat menarik karena ini semua merupakan persembahan untuk mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan Tuhan YME atas kemajuan dan prestasi yang dicapai UNDIP menuju universitas riset internasional.
Festival Kuliner dan Bazaar Murah Undip
Acara yang saya soroti disini adalah bazar dan festival kuliner pada tanggal 14-16 oktober 2009 yang bertempat di halaman auditorium UNDIP Pleburan. Wow... meriah banget lho...coz tiap fakultas mendirikan stand istimewa yang menggambarkan ciri khas fakultas mereka.
Stand Fakultas Ekonomi bertempat di dalam Auditorium. Stand kami menampilkan sebuah layar vidiotron besar yang menampilkan pergerakan harga saham dunia. Ini merupakan produk KSPM (kelompok Studi Pasar Modal) yang bekerjasama dengan IPOD (Indo Premier Online Trading). Produk yang dipamerkan stand-stand lain tidak kalah menarik. Fakultas peternakan memamerkan sperma beku ternak, Fakultas kedokteran dan gizi memberikan konsultasi kesehatan gratis, Fakultas MIPA & Matematika mengadakan “lomba berteriak” yang berhadiah mug dalam rangka memperkenalkan produk mereka berupa “sound level meter”...benar-benar bikin heboh karena teriakan-teriakan nyaring peserta lomba sangat dasyat. Selain itu mereka juga memproduksi “Hidrogel”, media tanam baru berupa jelly...hhmm...saya jadi mendapatkan ide menarik untuk menyuguhkan hidrojel ke teman-teman terdekat saya ketika kami kerja kelompok nanti...hehe.
Mari berjalan keluar auditorium.
Kita langsung disambut pertunjukan tari-tarian daerah, jaranan, gamelan yang kesemuanya dipersembahkan oleh mahasiswa mahasiswi UNDIP. Saya sangat terharu karena di zaman seperti ini rekan-rekan UNDIP masih peduli untuk melestarikan kesenian tradisional. Aksi mereka seharusnya dapat menginspirasi seluruh pemuda pemudi Indonesia untuk lebih mencintai kekayaan budaya Indonesia. Kalau bukan kita, siapa lagi?
Nah..selanjutnya mari menuju ke arah kiri auditorium. Disisi kiri auditorium kita dapat menemukan stand-stand unik seperti stand obat herbal sarang semut, kedai yogurt, coklat galery dan green delicious fresh. Banyak juga stand-stand yang menjual baju dan tas batik, serta aksesoris- aksesoris unik khas daerah asal mereka. Tidak ketinggalan Islamic Distro yang konon hanya ada satu di Semarang.
Lalu kita menuju ke arah kanan Auditorium, kawasan terakhir yang akan kita kunjungi. Inilah stand-stand yang paling membuat saya “ngiler”(red-meneteskan air liur).Kawasaan kuliner yang sempat dikunjungi “Pak Bondan” ini menawarkan berbagai macam produk kuliner seperti Serabi notosuman, tahu+tempe brintik, ketoprak betawi,es puter congklik, rujak es krim jogja dan masih banyak lagi yang bikin “laper perut”. Saya yang hobi makan jadi ‘kalap’ ingin mencicipi semua makanan yang ada, tapi apa daya perut saya tidak mampu menampungnya.
Bagi yang belum sempat mengunjungi perayaan tahun ini, saya persilahkan anda menunggu perayaan Dies Natalis UNDIP berikutnya.Dijamin anda tidak akan merasa rugi karena perayaan tahun depan pastinya jauh lebih heboh.
UNDIP jaya!!!
Selasa, 13 Oktober 2009
Haikal_Vivi Kediri_ (SOLAR - Scholarship Fair - Stand GEFSLP)

Beberapa hari yang lalu kami dibagikan poster GE Foundation Scholarship untuk periode 2009. Sangat kebetulan karena pengmas BEM FEUI mengadakan acara SOLAR (Scholarship Fair) sehingga kami penerima GE dari UI ikut berpartisipasi dengan membuka stand GE Foundation di Lobi A FEUI sekaligus sosialisasi poster tersebut (GEFSLP 2009 dan IESLP). Di stand ini, kami memasang poster-poster GE dan beasiswa lain yang ditawarkan IIEF (IESLP). Tujuannya adalah sebagai sosialisasi kepada mahasiswa angkatan 2008 untuk mengikuti jejak kami sebagai penerima GE tahun 2008, karena benar-benar rugi mereka yang qualified tidak mencoba untuk apply beasiswa ini. Cukup seru, banyak yang mengunjungi stand GE Foundation, dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman seadanya kami sharing informasi kepada mereka yang berminat, bahkan masih banyak teman-teman seangkatan yang juga ingin ikutan, tapi sayangnya mereka telah expired karena sekarang hanya dibuka untuk angkatan 2008.
Langganan:
Postingan (Atom)