Rabu malam pukul 22.00 WIB, presiden dan wakil presiden terpilih yang baru saja dilantik sebelumnya mengumumkan hasil seleksi para menterinya. Sesuai pemberitaan media, tidak ada yang meleset secara signifikan dari apa yang diperkirakan. Walau dosen yang saya asistenkan "Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana" sudah mengatakan pasti dipinang SBY menjadi menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tetapi saya dan dosen yang juga menjadi asisten beliau masih ingin mendengar langsung dari pernyataan Bapak SBY mengenai nama-nama menterinya.
Pukul 22.00 WIB pun SBY langsung menggelar pidatonya dan saat menyebut nama "Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana", saya benar- benar bahagia. Dalam hati "ga nyangka bisa jadi asisten dosen yang sekarang jadi menteri, berarti bisa dibilang jadi asisten menteri ya...hhaa". Ucapan selamat dari rekan mahasiswa pun mengalir ke hand phone saya untuk titip pesan ucapan selamat kepada bu Armida.
Akan tetapi begitu pagi ini sampai di kampus, di meja asistenku telah terdapat beberapa pekerjaan yang menumpuk. Jelas saya sangat kaget. Pasalnya semua itu adalah instruksi untuk membuat soal UTS, meriksa Quiz sampai UTS. Semuanya didemisionerkan kepada asistennya karena beliau (Armida red) sudah ke Jakarta untuk pelantikan. Apalagi asisten Bu Armida yang juga dosen, Pak Victor Firmana turut dibawa Bu Armida sebagai asisten beliau di Bappenas. Bukan cuma pak Victor tetapi juga Pak Arief Anshory, PhD dan masih banyak lagi. Kenapa saya ga turut dibawa ke Bappenas ya??? jawabnya
"nanti siapa yang meriksa dan melaksanakan tugas akademik? saya percaya anda (Vidi red). Nanti kalau anda sudah lulus, mungkin anda bisa bergabung bersama kami jika anda berminat."
Ya sudah... Terima sajalah, instruksi dari menteri PPN 2009-2014. Selamat berjuang Bu, saya pun disini berjuang melaksanakan tugas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
selamat ya vid...
BalasHapusselamat menikmati juga..
mang ibu Armida ga segera di ganti ya?
maksud q ibu Armida kan g bisa tetep jd dosen UNPAD dengan kesibukannya sebagai menteri.Apa pihak kampus g mengganti dosen untuk kau asisteni?
BalasHapus